Welcome home....

Assalamualaikum wr.wb
Rekan-rekan pembaca..selamat menikmati suguhan yang insyaallah bermanfaat dunia wal akherat...

"Pembaca yang baik meninggalkan komentar-komentar yang bermutu."

Jumat, 01 April 2011

the day of Feb 22nd, 2011

*....Janji? mudah-mudahan itu bukan suatu janji. Karena klo itu janji, maka sampe saat ini aq belum menepatinya, atau bahkan sampai ajal menjemput ku, janji itu tak sempat ku sampaikan. Aaaarrggh, bukan, bukan, bukan, itu bukan janji.....*

Lamunan gue tiba-tiba saja mengingatkan pada sesuatu yang berhubungan dengan tanggal 22 FEB tahun ini.
Ada sesuatu yang luput pada hari itu. Sebenarnya tidaklah penting tanggal dan bulan tersebut, karena setiap tahun pun pasti berulang. Tapi, gue yakin, harusnya tahun ini jadi sesuatu yang spesial, tapi toh sekali lagi gue bener, hanya hari dan tanggal yang berulang di setiap tahunnya. Kali aja, tahun besok dah gak ada tanggal 22 Feb, baru deh spesial. 

temen: "Boleh gak aq minta 1 hadiah tanggal 22 Feb?"
gue: "Boleh..."
temen: "Aq minta dibuatkan puisi yak."
gue: "Haaaaaaah, gimana caranya?"
temen: "Ah, anung pasti bisa koq, insyaAlloh."
gue: "........*berfikir* hmmm, insyaAlloh yak"

owmigot, beneeer gue baru inget, terucap kata insyaAlloh yang berarti adalah.......Duh, janji bukan yak? kan gue bukan gak mau buat, tapi mpe sekarang gak bisa. Tapi, kata-kata insyaAlloh mengisyaratkan janji. Tidaaaaak, gue bakalan bawa utang ke liang kubur niy klo gue koit malem ini. oh nooo, gak, gak, itu bukanlah suatu janji. Gue yakin!!

Gue aja gak dapet kado tanggal segitu, tapi koq malah gue yang harus ngasih kado ya?? how special it is !!! Yang jelas gue gak pandai berpuisi. Dari pada buat puisi, lebih baik gue disuruh push-up 2 kali deh .....hehehehhe. Maksud gue bukan gitu, karena menurut gue, gak sembarang orang bisa berpuisi. Gue? iyap, dulu emang siy pernah suka buat puisi, baca puisi, tapi entah kapan semua itu sirna dari diri gue. Dan sekarang, untuk merangkai-rangkai kata adalah suautu hal yang berat, sangat berat bagi gue.

----====----
......dan sore pun kembali menyapa, terus berulang
Aq pun tak pernah sadar, kapan atau bagaimanakah ku mengenalmu
Semua tak berawal namun juga belum berakhir 
layaknya mimpi ku di malam ini dan malam berikutnya

nasehat mu terasa semangat bagi ku
sapaan mu dan marahm
sehingga mengembalikan ku pada jalan lurus yang terlalu sering ku berpaling pada-Nya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar